oleh

Usai Suntik Vaksin, Siswa Libur 1 Hari

Prabumulihpos.co.id – Setelah mendapatkan suntikan vaksin dosis 1 para siswa Sekolah Dasar (SD) yang menjadi sasaran suntikan vaksin, mendapatkan dispensasi libur sekolah selama 1 hari. Hal ini diberikan dalam rangka mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Karna kekebalan tubuh anak anakbeda dengan orang dewasa, jadi Pemerintah memberikan dispensasi agar anak anak tidak beraktivitas berat usai di vaksin, dan libur sekolah 1 hari usai di vaksin,” ujar Petugas Kesehatan dari Polres Prabumulih.

Hal sama disampiakan Kepala Bidang pembinaan SD, Anita Yulia SKM, namun wanita ini menegaskan agar yang libur hanya siswa saja, sedangkan sekolah harus tetap buka dan para guru harus tetap masuk seperti biasa.

“Aktivitas di sekolah harus tetap jalan, yang libur hanya siswa. Itupun karena mendapatkan suntikanvaksin. Agar kesehatan tetap terjaga, maka harus istirahat,” ujarnya mengingatkan.

Pantauan di lapangan, lantaran pelaksanaan penyuntikan vaksin siswa harus didampingi oleh orang tua,  maka tingkat keramaian di sekolah ini juga tidak bisa dihindari. Karna jumlah siswa dalam satu kelas juga cukup banyak, sedangkan kehadiran siswa juga didampingi oleh orang tua, makin menambah keramaian di sekolah.

Di SDN 38 jumlah siswa ada sebanyak 458 orang, jumlah tersebut dijadwalkan selesai dalam satu hari, jadi dari pagi hingga siang bahkan sore, pelaksanaan penyuntikan tetap diteruskan. Karna besok sudah ada jadwal ke sekolah lain.

“Jika digabungkan jumlah seluruh sasaran vaksin usia 6-12 tahun ini ada sebanyak 24.610 orang SD dan SMP, jumlah itu ditambah lagi dengan anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sebanyak 397 siswa yang harus divaksin. Jadi kita harus kerja ekstra mendampingi pihak Polres dan Puskesmas,” tambahnya.

Sedangkan tenaga kesehatan dan guru yang mendampingi siswa saat mendapatkan suntikan vaksin, mengajak siswa bercerita mengalihkanperhatian terhadap jarum suntik yang sering membuat anak trauma. “ Bahkan siswa kelas tinggi ditanya tentang aktivitas di luar sekolah, apakah mereka mengaji, dan shalat sekaligus memantau pencapaian sekolah terhadap program Baca Tulis Al qur’an yang digagas oleh Wali Kota Prabumulih,” tandasnya

Diketahui berbagai  upaya tenaga kesehatan dan orang tua siswa memberikan dukungan pada anak yang akan disuntik vaksin itu sangat beragam. “Kasian liat sosmed dipaksa untuk divaksin, padahal anaknya tidak mau.Jadi kami tidak mau hal itu terjadi dengan anak kami. Alhamdulilah kami dilibatkan saat anak mendapatkan suntikan vaksin covid,” ujar salah seorang wali siswa SDN 38 Prabumulih, yang sempat dibincangi koran ini.(05)

Komentar

News Feed