oleh

Tinggal Tunggu Meluap. BPBD Prabumulih Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

PRABUMULIH – Ketinggian air Sungai Kelekar belakangan terus meningkat. Pantauan awak media, pasca Kota Prabumulih diguyur hujan deras pagi tadi, Senin (10/1/2022) debit air Sungai Kelekar semakin tinggi.

Di beberapa wilayah daerah aliran sungai (DAS) Kelekar, air sungai sudah mulai meluap dan menggenangi perkebunan warga. “Sebenarnya, tinggal menunggu luapan saja. Kalau meluap, jelas akan menyebabkan banjir dimana-mana. Makanya, perlu waspada”ujar salah seorang warga Gunung Ibul.

Ditempat terpisah, Yani (47), warga sekitar Sungai Kelekar Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur menerangkan, akibat hujan lebat pagi ini menyebabkan air Sungai Kelekar naik tinggi dan sempat menggenangi beberapa pemukiman warga. “Air Sungai Kelekar meluap karena hujan, relatif tinggi. Sekali lagi, hujan deras bisa saja menyebabkan pemukiman warga tergenang banjir,” ujarnya.

Ia mengaku, sebagai warga bantaran Sungai Kelekar dirinya harus tetap waspada dan hati-hati. “Kejadian ini, memang rawan kalau hujan deras. Sungai Kelekar penuh, bisa meluap dan menyebabkan banjir,” bebernya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih yang dikonfirmasi Prabumulih Pos juga menghimbau warga bantaran sungai Kelakar untuk tetap waspada di musim penghujan seperti saat ini. Ditakutkan, jika hujan masih terus berlanjut debit air akan meningkat dan menyebabkan luapan air yang cukup besar dan menggenangi pemukiman penduduk.

“Hasil monitoring petugas di lapangan, debit air Sungai Kelekar mengalami kenaikan cukup signifikan. Dengan ini kami menghimbau agar warga didekat bantaran sungai meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca yang tidak dapat diprediksi” ujar Kalaksa, BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH.

Tidak lupa ia menekankan dan mengimbau, agar warga siaga dan jangan tidur nyenyak. Apalagi, karena banjir bisa sewaktu-waktu terjadi. “Sekali lagi hujan deras, jelas air Sungai Kelekar bakal banjir melanda,” akunya. (03)

Komentar

News Feed