oleh

Temukan yang Unik di Desa

Prabumulihpos.co.id– Kabid Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Heny Susantih SPd MSi sebagai nara sumber dalam acara bimbingan teknis Lomba kampung wisata antar Desa , se Kota Prabumulih yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kota Prabumulih dan badan pemberdayaan masyarakat dan Desa, di Aula RSUD Kota prabumulih Rabu (1/12/2011).

Dalam penyampaiannya wanita berjilbab ini menyampaikan bahwa desawisata itu terdiri dari atraksi wisata yang merupakan daya tarik dari suatu objek wisata ataupun hasil kesenian suatu daerah tertentu yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata tersebut (james spillane, 1987). Yang terdiri dari wisata alam dan wisata buatan.

Desa wisata adalah kawasan yang memiliki potensi dan keunikan daya tarik wisata yang khas yaitu merasakan pengalaman keunikan kehidupan dan tradisi masyarakat di pedesaan dengan segala potensinya.

“Temukan yang unik di desa  yang ada di Kota Prabumulih, lalu kembangkan, kelola dengan baik hingga membawa nama baik Kota Prabumulih bukan hanya di  tingkat Lokal namun juga manca negara,” ujar wanita yang pernah menjadi komisioner KPU Provinsi Sumsel ini.

Kriteria desa wisata itu memiliki pendukung, memiliki atraksi wisata, memiliki komunitas masyarakat, memiliki akses, memiliki lembaga pengelola, memiliki Program sapta pesona dan memiliki kerjasama dengan stakeholder dan memiliki potensi serta peluang pengembangan pasar wisatawan.

“Bisa dikelola oleh Kepala Desa, warga dan juga swasta. Mulai dari sini carilah yang unik di Desanya lalu kembangkan dan jadikan ciri khas yang memiliki daya tarik hingga menarik pengunjung untuk mengetahui hal unik yang ada di desa Kota,” ajaknya.

Selanjutnya, Target 2024 ada 244 desa wisata mandiri se Indonesia, rencana pengembangan desa 2021 baru 67 desa wisata , dan 52 yang bersertifikat. “Berarti masih besar sekali peluang dan kesempatan untuk mencapai target Indonesia. Ayo tetap semangat jadilah bagian dari target tersebut,” katanya memotivasi.

Diketahui indikator keberhasilan pengembangan desa wisata yaitu dari atraksinya, masyarakat yang sudah mampu memberikan inovasi terhadap potensi unggulan di desa. Desa wisata sudah dikenal dan dijadikan pilihan destinasi wisata yang memiliki kemudahan oleh wisatawan, sarana dan prasarana yang ada di Indonesia sudah mengikuti standar ASEAN. serta kolaborasi pengelolaan promosi dan pemasaran desa wisata sudah dilakukan secara kolaboratif antara pengelola desa wisata, bumdes karang taruna dan pemerintah serta pihak swasta.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan setiap Desa yang ada di Kota Prabumulih ini, dibuka langung Staff Ahli bidang Ekonomi Dra Amilton Msi membuka acata mewakili Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM dihadiri oleh kepala Dinas POKP,Joko Firdaus SPd dan Kasi Intel Kajari Kota Prabumulih sebagai pencetus lomba wisata antar kampung.(05)

Komentar

News Feed