oleh

Tawari Kaum Marginal Vaksinisasi Covid-19

PRABUMULIH – Perhatian Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM kepada kaum marginal tidak perlu diragukan lagi. Setiap kesempatan, pasti ia memberikan perhatian khusus.

Nah, para kaum marginal pemulung, tukang becak, tukang pikul, tukang sol sepatu, dan penyandang Disabilitas terdampak Covid-19 dan juga pelaksanaan PPKM diberikan sembako secara cuma-cuma dan uang transport . Bagi, penyandang disabilitas juga 3 unit kursi roda, 2 unit kaki palsu, 5 unit hearing head (alat bantu dengar), dan tongkat ketiak sebanyak 4 Unit.

Melalui anggaran Dinas Sosial (Dinsos), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), diberikan total sembako 200 paket sembako gratis dan alat bantu penyandang disabilitas.

“Semoga bantuan kita berikan, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat kurang beruntung bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Ridho, sapaan akrabnya di sela-sela penyaluran bantuan dengan Protokol Kesehatan (Protkes) ketat di Gedung Kesenian Rumah Dinas (Rumdin) Wako, Senin siang (19/7/2021).

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini berharap, bantuan diberikan digunakan dengan sebaik-baiknya, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari khususnya sembako. Lalu, alat bantu penyandang disabilitas, juga bisa membantu menjalani hidupnya.

“Kita ingat juga, agar warga tidak lupa mengikuti vaksinisasi Covid-19. Jangan takut, vaksinasi berguna meningkatkan imunitas tubuh agar kuat melawan Covid-19,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, semenjak dirinya menjalani 2 kali vaksinisasi Covid-19 sebelumnya. Tubuhnya menjadi lebih sehat, ditambah olahraga terus dan mengkonsumsi makanan bergizi dan bervitamin. “Ayo semangat terus, untuk vaksinasi Covid-19,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos), Drs A Heriyanto MM mengatakan, bantuan sembako dan alat bantu penyandang disabilitas sengaja diberikan, guna membantu masyarakat kurang beruntung di Kota Nanas ini. “Ada 200 paket sembako, juga kita berikan ongkos transport dan juga 17 alat bantu bagi penyandang disabilitas,” aku Heri, sapaan akrabnya.

Apalagi, sekarang ini di tengah pandemi Covid-19, bantuan digulirkan Pemkot melalui Dinsos dan BPBD jelas sangat berarti bagi masyarakat. “Tujuannya, memang meringankan beban masyarakat di tengah kondisi sulit ini,” bebernya.

Siti Rahayu (57), anaknya menerima bantuan kursi roda berterima kasih sekali. Setelah mengajukan, sekitar satu tahun akhirnya mendapatkan kursi roda tersebut. “Kami dak mampu beli dewek, dak punyo duit. Makanya, ngarep bantuan dari Pak Wako,” ujar warga Jalan Belitung Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur.

Lanjutnya, bantuan kursi roda ini anaknya memang cacat sejak lahir dan tidak bisa berjalan, sangat bermanfaat. “Kalau Dian jalan selama ini ngesot, kalo ado kursi roda ini jadi Idak lagi ngesot,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed