oleh

Takut Kalahan, Kades Pangkol Lakukan Tradisi Jual Anak

GIB – Tradisi jual anak ternyata masih ada di Kota Nanas, salah satunya dilakukan Kepala Desa (Kades) Pangkul Jakaria Yadi SH. Ia menjual putra ketiganya, M Anhar Tanjung Alhabsy kepada Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM ketika bertandang ke kediaman Wako ketika lebaran Idul Adha, Selasa (20/7/2021).

Tradisi jual anak ini, dilakukan karena anak mirip dengan bapaknya. Nah, menurut tetua dahulu agar tidak kalahan nasibnya dianjurkan dijual.

“Ini tradisi tetua dahulu, jika anak mirip wajib dijual. Agar mendapatkan keberkahan, dan juga nasihnya baik di masa depan,” ujar Jaka Pangkol, sapaan akrabnya, Rabu (20/7/2021).

Alhamdulillah, kata Jaka, Wako, Ir H Ridho Yahya MM membeli anaknya diharga Rp 100 ribu. “Karena, yang membeli Pak Wako semoga nasib Alhabsy memberikan kemurahan dan limpahan rezeki. Amin,” doanya.

Selaku orang tua, kata Jaka, jelas berharap anaknya bernasib lebih baik dari dirinya. “Agar bisa menjadi orang sukses, dan sayang kedua orang tua dan keluarganya,” tukasnya.

Ia menambahkan, dijualnya anaknya ini jelas mendapat orang tua baru.

“Berarti Alhabsy, menjadi Bagian dari keluarga Pak Ridho. M. Alhabsy mempunyai orang tua baru dan Pak Ridho punya anak baru,” tambahnya.

Terpisah, Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, menyambut baik tradisi itu. Apalagi, dimaksudkan tujuan baik. “Agar anak kelak bernasib seperti saya, menjadi Wako memimpin Prabumulih. Semoga berkah, selalu menghampiri Alhabsy,” pungkasnya.

Sebutnya, sudah selayaknya melestarikan adat istiadat. Apalagi, tujuannya baik sekali. “Harapan kita, adat istiadat ini harus dipertahankan dan jangan sampai hilang,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed