oleh

Tak Kunjung Ditempati, PTM Prabumulih Kumuh dan Bau Pesing

PRABUMULIH –  Lapak dan kios yang ada Pasar Tradisonal Modern (PTM), hingga kini masih banyak yang kosong. Akibatnya, area kios dan PTM menjadi tak terawat. Tak hanya itu, kondisi PTM terutama di PTM 1 lantai 2 terkesan jorok dan menimbulkan aroma tak sedap, yakni pesing. Selain banyak tumpukan sampah bekas plafon, lantai PTM juga tergenang.

M Sholeh salah satu penghuni lapak penjahit di PTM lantai 3 menuturkan, kondisi PTM yang terkesan jorok berdampak pada usaha penjahit yang ada di lantai 3. “Oleh bau ini, wong males naik ke lantai 3. Jadi kami ini sepi,” katanya saat dibincangi di lokasi PTM lantai 3.

Menurutnya, untuk kamar kecil sudah tersedia. Hanya saja, lantaran banyak kios yang tak di tempati sehingga hanya 1 toilet yang sering digunakan. “Dibawah ado, ado lagi sikoknyo. Tapi oleh sepi jadi cuma sikok yang ditunggu,” imbuhnya.

Ia berharap, pedagang segera menempati kios yang sudah disiapkan. “Kami kepengennya kompak, pindah galo. Sebab sayang sudah dibangun, jadi dak digunoke terus gek tambah rusak,” tuturnya.

Sari salah satu pengunjung PTM,mengaku sangat tak nyaman. “Bau nian, dak tahan kalu ke PTM ini. Nak ke lantai 3, rasonyo males nian,” kata Sari yang hendak menjahit seragam di lantai 3.

Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH, dibincangi terkait PTM yang belum ditempati mengutarakan pemkot sudah berupaya semaksimal mungkin agar PTM segera ditempati pedagang. “Pengundian sudah, tapi masih ada tarik ulur antara pemakai. Bahkan di PTM sudah disiapkan pelayanan publik, yang sebelahnya sudah ditata,” kata Fikri.

Politisi PDIP ini mengungkapkan, saat ini tinggal upaya dari pedagang. “Kemarin sudah ditegaskan oleh pak wal,  kalau mereka yang sudah diundi sudah dapat nomor lapak tidak ditunggu, akan diserahkan ke yang lain. Tinggal realisasinya, mungkin dari Kepala Pasar, Dinas Perdagangan untuk action nya,” tegasnya.

Disinggung kondisi PTM yang terkesan kumuh dan jorok? Wawako dua periode ini menegaskan, bila sudah di tempati tentunya akan ada upaya dari pemerintah kota untuk melakukan perbaikan dan pembenahan. “Kan dari Pak Walikota tunggu dulu, setelah ditunggu apa yang menjadi kekurangan akan diperbaiki.  Apa Kekurangan air kurang ,tempat kurang lebar akan dipenuhi nanti oleh pemerintah kota Prabumulih. Jangan sampai nanti dibenerin lagi nanti masih tidak ditunggu juga,” pungkasnya. (08)

Komentar

News Feed