oleh

Sering Dijadikan Tempat Mesum, Ruangan di TPU Sanctuary Peace Garden Dipasang Terali Kayu

PRABUMULIH – Tempat Pemakaman Umum (TPU) dengan konsep taman, di jalan Sungai Medang- Muara Sungai saat ini ramai didatangi warga terutama muda-mudi. Kedatangan muda-mudi ini di TPU yang diberi nama Prabumulih Sanctuary Peace Garden, tak hanya sekedar menghabiskan waktu dan bersantai di taman. Namun terkadang, ada saja yang berbuat mesum, di lokasi TPU yang berlamat di Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur ini.

Bahkan untuk mengantisipasi, agar TPU tak dijadikan lokasi mesum saat ini sudah dipasang kayu di pintu dan jendela di setiap ruangan yang ada di sekitar TPU. “Hampir tiap hari, kalau nak petang dari jam 3-an biasonyo rame yang datang. Kebanyakan becewean,” kata salah satu sumber koran ini.

Bahkan kata dia, beberapa pasangan kepergok berbuat mesum. “Macem-macem, malah ado yang mesum. Itu galak diusir keno marah,” tuturnya.

Kirayani istri dari penjaga makam, saat ditanya terkait banyaknya muda mudi yang sering datang tak menyangkal. Menurutnya, banyak pasangan sejoli yang datang dari beberapa kelurahan. “Dak kenal, tapi banyak dari dusun-dusun atau dari arah Prabu. Biasonyo bawa motor mereka,” imbuhnya.

Disinggung mengenai informasi, lokasi TPU dijadikan tempat mesum? Kirayani menuturkan untuk saat ini, hal itu sudah bisa diatasi. “Kalau ado yang cak itu langsung keno usir, kan ado yang jago. Kalau sekarang dak katek lagi,” tutur ibu muda ini.

Disampaikannya, salah satu upaya untuk mencegah terjadinya hal tak diinginkan. Pihak pengelola makam dalam ham ini UPTD makam sudah menutup ruangan dengan memasang kayu. “Jendela pintu dipasang kayu, jadi dak biso lagi masuk ke ruangan. Nak berbuat aneh-aneh. Kalaupun masih ado yang datang sekedar duduk foto-foto,” jelasnya.

Wakil Walikota H Andriansyah Fikri SH, diminta tanggapan menuturkan agar lokasi TPU tak dijadikan tempat “mojok” pihaknya sudah menempatkan petugas. “Di sini ada yang jaga, ada penjaga dari dinsos. Kalau masyarakat atau muda mudi yang ingin foto-foto di sini tidak jadi masalah, selama mereka tidak berbuat maksiat, tidak berbuat asusila,” imbuhnya.

Wakil walikota dua periode ini menuturkan, petugas yang ada di TPU harus rutin melakukan pemantauan, sehingga lokasi tersebut tak dijadikan tempat negatif. “Mereka menjaga keamanan, keindahan juga kebersihan tempat ini. Jangan sampai tenpat ini dikotori hal hal yang negatif,”pungkasnya.(08)

Komentar

News Feed