oleh

Persis Solo vs Sriwijaya FC, Menang atau Pulang

 BOGOR – Liga 2 baru memasuki babak 8 besar. Tapi bagi Persis Solo, dua laga tersisa di Grup X ibarat final. Termasuk duel melawan Sriwijaya FC di Stadion Pakansari Bogor, malam ini.

Ya, kekalahan tipis 3-4 atas RANS Cilegon FC, Rabu (15/12) cukup menyakitkan bagi Eky Taufik dkk. Alih-alih juara Liga 2 sekaligus promosi BRI Liga 1. Sekadar lolos semifinal saja, langkah mereka cujup berat. Tapi, kans Laskar Sambernyawa (julukan Persis Solo) belum sepenuhnya terkunci rapat.

Dengan catatan mampu menekuk Sriwijaya FC, plus Persiba Balikpapan pada Rabu (22/12) pekan depan. Memenuhi ekspektasi tersebut, skuad asuhan Eko Purdjianto harus kobarkan semangat spirit kebangkitan. Karena sekali terpeleset, atau bahkan kalah dalam laga malam ini, Persis harus siap-siap angkat koper.

“Kami tetap optimistis bisa meraih kemenangan dalam dua laga tersisa. Semua pemain pasti akan berjuang lebih baik lagi. Setelah kalah dari RANS, kami melakukan banyak evaluasi,” ujar Manajer Persis Solo Jacksen F. Tiago, kemarin (18/12).

Eks pelatih Persipura Jayapura ini mengklaim gol-gol dari lawan terjadi karena keroposnya lini belakang. Duet centerback Fabiano Beltrame dan Ganjar Mukti tampil di bawah form. Sering terlambat menutup pergerakan cepat dari barisan depan RANS. Buktinya, dalam kurun 25 menit gawang Wahyu Tri Nugroho jebol tiga kali.

Tak heran, banyak pihak berharap tim kepelatihan berani menjajal Arif Budiyono (eks Persekat Tegal) dan Roberto Rigyaldo (eks KS Tiga Naga). Keduanya baru didatangkan di bursa transfer jelang babak 8 besar.

“Suatu kebanggaan saya bisa satu tim dengan para pemain hebat. (Semoga) menjadi pengalaman yang berharga. Saya akan memberikan performa terbaik untuk tim. Dan saya akan bermain dari hati untuk Persis. Semoga tahun ini Persis Solo promosi ke Liga 1,” sambung Rigyaldo.

Saat Persis sedang berduka, kubu Sriwijaya FC justru berpesta. Skuad berjuluk Laksar Wong Kito ini sementara menduduki posisi kedua klasemen Grup X. Setelah menang tipis 2-1 atas Persiba, Rabu (15/12).

Meski menang, pelatih Sriwijaya FC Nilmaizar mengakui banyak catatan yang harus dibenahi jelang meladeni Persis. Terutama cara melepaskan diri dari tekanan lawan. Termasuk fokus sejak menit awal pertandingan. Terbukti, di laga kontra Persiba, Sriwijaya FC sempat tertinggal oleh gol cepat Yogi Novrian menit ke-3.

Alhamdulillah kami bisa memetik tiga poin melawan Persiba. Kami bermain dengan hati, sabar, dan tidak emosional. Anak-anak penuh keyakinan dan tekad yang kuat. Tapi gol cepat lawan membuat kami kehilangan fokus. Bersyukur pemain bisa menemukan kembali sentuhan terbaiknya dan keluar dari tekanan lawan,” ungkapnya.

Nil Maizar menganggap posisi timnya belum aman. “Setelah kemenangan perdana, semoga pemain Sriwijaya FC tetap membumi. Tidak tinggi hati karena perjalanan masih panjang,” imbuh eks pelatih timnas tersebut. (nik/fer/dam)

PERKIRAAN PEMAIN

PERSIS SOLO

(4-3-3): Harlan Suardi (pg), Eky Taufik Febrianto (c), Fabiano Beltrame, Arif Budiyono, Muhammad Abduh Lestaluhu; Chrystna Bhagascara , Alberto Goncalves, Sandi Sute; Miftahul Hamdi, Ferdinand Sinaga, Irfan Bachdim

PELATIH: Eko Purdjianto

SRIWIJAYA FC

(4-3-3) Rizky Dwarmawan (pg), Obet Choiri, Ikhwan Ciptady, Akbar Zakaria, Valentino Telaubun; Suandy, Hari Habrian, Nur Iskandar; Dedi Hartono, Rahel Radiansyah, Apriansyah

PELATIH: Nil Maizar

VENUE: Stadion Pakansari Bogor (19/12/2021)

KICKOFF: 20.45 (live Indosiar)

Komentar

News Feed