oleh

Jatuh Tempo PBB Dipercepat September

PRABUMULIH – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Prabumulih, Ratih Puspa mengatakan, bulan Februari nanti pihaknya mulai melakukan print alias pencetakan Pajak Bumi Bangunan (PBB). “PBB cetak massal dicepatkan,” ujarnya dibincangi belum lama ini.

 

Hal itu dimaksudkan, supaya deadline pembayaran PBB jadi lebih cepat. “Kalau tahun kemarin jatuh tempo di Desember, tahun ini dicepatkan jadi September,” akunya.

 

Dikatakan Ratih, pihaknya sengaja mempercepat deadline lantaran dari segi laporan terlalu mepet jika deadline pembayaran PBB di bulan Desember. “Jadi untuk mengejar target itu, Februari kita sudah print massal sehingga jatuh tempo September segera terwujud,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, adik kandung Wakil Walikota Prabumulih itu mengatakan, bagi warga kota Prabumulih yang belum membayar PBB di bulan September maka masih banyak waktu pihaknya untuk menagih lagi. “Jadi tetap bisa masuk omzet 2022,” sebutnya.

 

Betapa tidak, di tahun lalu saat deadline pembayaran PBB di bulan Desember sehingga yang belum bayar tidak bisa lagi masuk omzet 2021 dan secara otomatis masuk omzet tahun selanjutnya.

 

Disinggung berapa target PBB? Perempuan berkerudung itu menyebutkan target PBB 2022 tak berbeda jauh dibandingkan tahun lalu yakni sekira Rp7,5 miliar. Sementara itu, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara keseluruhan yakni Rp39 miliar dari total 11 pajak yang dikelola pihaknya.

 

“Karena lain-lain retribusi balik ke Organisasj Perangkat Daerah (OPD) masing-masing dan Dana Bagi Hasil (DBH) juga dikelola Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD),” tukasnya. (chy/seg)

Komentar

News Feed