oleh

Fokus Bangun Bangun Simpati

PRABUMULIH – Operasi simpatik 2017 yang akan berlangsung selama 21 hari, kemarin (1/3) resmi dilaksanakan jajaran Sat Lantas Polres Prabumulih.
Kabag Ops Polres Prabumulih, Kompol Andi Supriadi SH SIk MH mengatakan, sasaran utama dari operasi ini adalah membangun simpati dari masyarakat terhadap institusi Polri, sesuai moto Kapolri Profesional Modern Terpercaya (Promotor).
Karenanya, selama operasi berlangsung polisi akan mengedepankan upaya-upaya awal untuk pencegahan dan bukannya penindakan.
“Operasi Simpatik kali ini kita mengajak masyarakat melakukan pencegahan terhadap gangguan kecelakaan karena kecelakaan pasti didahului dengan pelanggaran,” katanya seraya mengatakan karena pencegahan, maka petugas yang melakukan operasi simpatik akan memberi teguran bukan penilangan.
Namun, sambung Andi, bagi setiap pengendara jalan raya masih menemukan pelanggaran-pelanggaran yang sifatnya fatalitas atau membahayakan pengendara lain, maka tetap bakal ada sanksi tilang.
“Kita akan upayakan mengedepankan 85 persen upaya simpatik ke pengguna jalan nantinya. Tapi tetap ada penilangan untuk pelanggaran fatalitas seperti melawan arus serta lain sebagainya,” tuturnya.
Selain menyampaikan penekanan pada upaya preemtiv dan preventif, Andi juga meminta agar para personel anggota di lapangan juga bisa lebih ramah dan santun kepada pengguna jalan. Ia pun berharap, agar teguran hendaklah disampaikan dengan ramah tanpa menghilangkan esensi pencegahan akibat pelanggaran yang dilakukan pengguna jalan.
“Iya karena tujuannya juga meningkatkan kepercayaan masyarakat. Anggota di lapangan juga harus bisa menjaga dirinya sendiri. Persiapkan segala perlengkapan yang ada dan mampu untuk memberi bimbingan tentang cara berlalu lintas yang benar kepada pengendara,” tandasnya. (Mg03)

News Feed