oleh

Duel Lawan Babi, Lansia Tewas Terkapar

ULOK KUPAI – Taap, 65 tahun, Lanjut Usia (Lansia) asal Dusun I Desa Tanjung Sari Kecamatan Ulok Kupai, ditemukan tergeletak tidak bernyawa dengan penuh luka di sekujur tubuh, di area perkebunan sawit, Selasa (18/1) sekira pukul 16.00 WIB sore, kemarin. Diduga, korban mengalami luka dan meninggal dunia setelah terlibat duel maut dengan babi hutan.
Pasalnya, jarak sekitar 10 meter dari korban tergeletak, ditemukan babi hutan dengan ukuran sedang, juga mati dengan sejumlah luka pada ditubuhnya.

Diduga, korban mengalami luka dan meninggal akibat serangan babi hutan. Karena jarak 10 meter dari korban, ditemukan seekor babi hutan dalam kondisi mati dengan penuh luka,” ujar Kades Tanjung Sari, Elson Agus Fitriadi.

Diakui Elson, setiap hari, korban dikenal kerap mencari rumput untuk pakan ternaknya. Dugaan Elson, saat menjalankan rutinitasnya merumput itu, lkorban bertemu dengan babi hutan hingga terlibat duel. Sementara, lanjut Elson, sejak ditemukan, warga yang didampingi TNI/Polri, langsung melakukan proses evakuasi dengan membawa korban ke rumah duka.

“Setelah dipastikan meninggal dunia, warga langsung membawa korban ke rumah duka. Sesuai keterangan dan hasil pemeriksaan dokter, luka pada tubuh korban menunjukan bekas gigitan binatang buas yang identik dengan serangan babi hutan,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Puskesmas Tanjung Harapan, Harmen, S.KM, membenarkan insiden yang menewaskan warga di wilayah kerjanya itu. Diakui Harmen, diduga, korban diserang babi hutan.

Kalau melihat bekas lukanya, identik dengan serangan binatang buas atau gigitan babi. Luka parah yang diduga menyebab korban meninggal dunia ada dibagikan perut yang robek dan pendarahan hebat. Sehingga korban tidak tertolong dan ameninggal dunia,” demikian Harmen.(sig/RU.id)

 

Komentar

News Feed