oleh

Bernuansa “Back To Nature”

  • Pengembangan Gua Tulung Terkendala Biaya

Prabumulihpos.co.id/JUNGAI – Lahan perkebunan yang disulap menjadi wisata “back to nature” Gua Tulung, di Desa Jungai Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) terus dibenahi.

Pantauan koran ini, wisata buatan dengan nuansa alam di dusun 2 Desa Jungai ini sudah memiliki beberapa tempat spot foto dan pondok mini. Sementara keberadaan pohon akasia yang rindang, ditambah dengan aliran air sungai makin membuat tempat wisata menjadi lebih sejuk.

“Sementara ini dulu, tapi masih banyak rencana untuk dibuat lebih bagus dan menarik,” kata Iryanto Ishak pemilik wisata alam Gua Tulung dibincangi Rabu (1/12/2021).

Menurut Iryanto untuk mengembangkan tempat wisata menjadi taman nan indah masih terkendala anggaran. “Sudah banyak usulan yang masuk supaya dibuat taman. Tapi kita masih kendala anggaran dan biaya, karena inikan pribadi,” ucapnya.

Disinggung apakah sudah mengusulkan bantuan untuk mengembangkan wisata baik ke pemerintah maupun pihak perusahaan? Mantan Kepala Desa Jungai ini menjelaskan, untuk mengajukan permohonan bantuan memang akan dilakukan.

“Sudah terfikir, akan buat proposal. Kalau ke desa sudah pernah, mengajukan listrik,” tuturnya menambahkan untuk jalan menuju gua tulung dibangun oleh PT Pertamina beberapa waktu lalu.

Ditanya ide dari pembuatan wisata gua tulung, Iryanto menyampaikan berawal dari ide sang keponakan. “Asalnya cuma kayu-kayu batang akasia. Ponaan usul, jadi kita buat,” tuturnya.

Masih lanjut dia, saat awal dibuka gua tulung ramai pengunjung. “Tapi sejak covid kan dibatasi, jadi sepi. Kalau awal dulu rame sampai ada hiburan musik,” tukasnya.

Dewi Sepriani salah satu pengunjung menuturkan, datang ke gua tulung karena penasaran dan ingin menikmati suasana alam. “Suasananyo sejuk, makan Samo kawan kawan. Jadi back to nature,”pungkas warga Kelurahan Anak Petai ini.(08)

Komentar

News Feed