oleh

Bawa Sabu, Pegawai RM Ayam Bakar Ditembak

PALEMBANG – Seorang kurir sabu bernama birin (25) warga Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas terpaksa ditembak Polisi, Senin karena mencoba melarikan diri Saat akan ditangkap usai melakukan transaksi sabu di Jalan Al Fallah, Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Senin (10/01), sekitar pukul 21.30 WIB.

“Tersangka Birin terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki kanan. Lantaran mencoba kabur saat akan diamankan polisi” ujar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kasatnarkoba, Kompol Mario Ivanry.

Dikatakan, sabu yang dibawa tersangka berasal dari Jakarta. Rencananya sabu bakal diedarkan di wilayah Palembang dan sekitarnya

“Modus pemasaran melalui HP. Transaksi kebanyakan melalui ponsel dengan cara pemesanan. Kemudian pelaku menemui pembeli sambil mengecek lokasi transaksi. Dirasa aman, transaksi pun dilakukan. Nah saat transaksi itulah tersangka langsung kita tangkap” jelasnya.

Tersangka Birin saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengaku nekat menjadi kurir Narkoba akibat terdesak keuangan untuk modal nikah. Birin mengaku mengedarkan sabu awalnya disuruh temannya bernama Ikbal. Ia disuruh mengantar barang haram tersebut kepada pemesan.

“Aku disuruh Ikbal pak untuk ngantar barang ini ke pemesan. Kalau sabu ini berasal dari Angga Pak di Lapas. Kalau beehasil aku bakal dibayar Rp.10 juta, tapi karna belum berhasil saya belum dibayar,” kata Birin pagi tadi, Rabu (12/01).

Saat menangkap tersangka, Polisi juga beehasil menyita barang bukti 10 paket sabu berukuran sedang. Dengan berat 1047,50 gram. Disimpan dalam kotak susu, dan 1 ponsel. “Atas perbuatannya tersangka terancam hukuman mati atau seumur hidup,” pungkasnya. (02)

Komentar

News Feed