oleh

Ada Kans Akhir Seri 2 Liga 1 2020-2021 Dihadiri Penonton

Prabumulihpos.co.id–  PT Liga Indonesia Baru (LIB) kemarin melakukan meeting dengan PSSI untuk membahas kemungkinan hadirnya penonton di kompetisi Liga 1 musim 2021–2022.

Dirut PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengungkapkan, rapat digelar setelah ada informasi dari pemerintah terkait kans Liga 1 dihadiri penonton. ’’Kami langsung rapat dengan federasi setiap ada pengumuman dari pemerintah. Termasuk soal penonton ini,’’ katanya kepada Jawa Pos kemarin.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan membuka peluang kehadiran penonton untuk event-event besar. Termasuk sepak bola yang bisa dihadiri sekitar 30 persen dari kapasitas stadion. Hal itu diungkapkan Luhut pada Senin (11/10).

Dari pertemuan dengan PSSI, Luluk –sapaan Akhmad Hadian Lukita– menuturkan bahwa federasi dan operator kompetisi menyambut baik lampu hijau yang diberikan pemerintah. Hanya, pihaknya masih akan terus mempelajari kans Liga 1 dengan penonton.

Luluk menegaskan, jika nantinya membuka penonton untuk hadir, dipastikan akan dikedepankan kesehatan masyarakat. Di antaranya, setiap penonton harus sudah divaksin dan melakukan swab antigen di stadion.

’’Bagaimana nantinya masuk ke stadion. Tidak boleh asal masuk. Tempat duduk juga harus jelas. Kami masih terus pelajari,’’ katanya.

Disinggung mengenai kans diberlakukan sejak awal seri 2, Luluk belum bisa memastikan. ’’Kalau awal seri 2 belum berani sih kalau sekarang. Karena baru dikasih izin kan. Situasi yang ada sekarang harus dipelajari dulu. Persiapan lah,’’ ujarnya.

Luluk menyebut, ada peluang Liga 1 dihadiri penonton mulai diberlakukan pada akhir seri 2. ’’Itu paling cepat ya. Kami lihat karena baru dapat informasi dari pemerintah. Semua bergantung keputusan semua pihak. Dari keamanan (polisi), PSSI, dan kami sendiri (LIB),’’ ujarnya.

Secara terpisah, Sekjen PSSI Yunus Nusi mengapresiasi lampu hijau dari pemerintah terkait Liga 1 bisa disaksikan penonton secara langsung. Selain dengan LIB, pihaknya bakal intens membahas bersama klub dan suporter. ’’Secara teknis akan dibahas khusus menyangkut prokesnya,’’ ujarnya.

Ketua Umum PP The Jakmania Diky Soemarno berharap kans adanya penonton bukan sekadar wacana. ’’Tapi juga wacana yang memang sudah dipikirkan dengan matang segala baik buruknya,’’ tuturnya.

Dalam sepak bola, lanjut dia, bukan sekadar orang masuk pakai aplikasi PeduliLindungi dan sebagainya, tapi juga sistem yang digunakan seperti apa. Mulai sistem pertandingan, kompetisi, hingga teknis tuan rumah.

’’Jadi, The Jakmania berharap disiapkan sistem yang matang dengan jelas dan konsisten. Baru bergerak ke realisasi,’’ paparnya.(jpg/md/jawapos)

Komentar

News Feed